Berita

BATANG BARUS KEMBANGKAN PROGRAM JUM'AT GORO BANGUN JALAN LINGKUNGAN

  • Penulis: sinawaadmin, 11-12-2017 15:39
  • AROSUKA (Tingkapone) – Pemerintah nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kab. Solok, Sumatera Barat, sejak sebulan terakhir menggerakkan program Jum’at Goro. Bersama warga Balai Jorong Kayu Jao, wali nagari setempat Syamsul Azwar turun melakukan gotoroyong membuka jalan poros sepanjang 400 meter yang menghubungkan akses antara lahan persawahan dan perladangan masyarakat.
    Dengan menggerakkan budaya gotoroyong, partisipasi masyarakatmenjadi potensi untuk mengembangkan kelanjuan nagari. " Setiap hari jum'at kit melakukan goro yang notabene adalah tradisi lama yang harus dibangkitkan," kata wali nagari Batang Barus, Syamsul Azwar.
    Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) nagari Batang Barus, Riri Afri J Andika mengaku kegigihan walinagari memotivasi warga, memaksa dirinya sering kelapangan. mengikuti goro bersama warga. Dengan  kehadiran aparat nagari ke jorong-jorong memberikan spirit ke tengah masyarakat, dirasakan semaakin menumbuhkan partisipasi untuk kemajuan bersama. " Suasana goro menjelang  azan Jum'at bahkan juga menciptakan kebersamaan yang kuat," ujarnya.
    Riri Afri J Andika menambahkan, selain sering hadir ke tengah masyarakat, wali nagari lebih suka menghimpun aspirasi masyarakat dari bawah. Sehingga ketika penyusunan Anggaran Pendapatan Nagari (APBNag), pembangunan yang akan dilaksanakan lebih mengedepankan kebutuhan masyarakat.
    Faktanya, selain membangkitkan goro membuka  akses jalan masyarakat di Balai, di dusun Andaleh juga telah terbuka jalan usaha tani sepanjang satu kilometer dengan  hanya mengandalkan  swadaya goro masyarakat. " Khusus di Jorong Kayu Jao, tahun ini pemerintah nagari juga mengalokasikan pembangunan PAUD, sarana air bersih, pasar nagari dan kegiatan pemberdayaan,” jelas  Kasi Ekbang Batang Barus ini.
    Di tempat yang sama, Kamidar, salah seorang warga Balai Kayu Jao Batang Barus, menyebutkan ketokohan wali nagari Batang Barus telah memperlihatkan kemajuan dalam pembangunan nagari. SyamsulAzwar, kata dia, selain sebagai tokoh muda, juga sering terjun langsung bersama masyarakat melakukan kegiatan pembangunan. " Sejak Nagari Batang Barus dipimpin tokoh muda ini, kemajuan telah banyak dirasakan, termasuk kepemimpinannya yang betul-betul merakyat," ujar tokoh perempuan tersebut
    Terhadap apresiasi warga, WaliNagari SyamsulAswar, Jum'at (4/3) mengatakan,  kumpulan masyarakat hukum adat yang berdomisili di kawasan itu  memiliki sejarah asal-muasal tentang Nagari Batang Barus. Budaya gotongroyong sebagai kekuatan peradaban masyarakat, lebih menonjol untuk membangun kampung.
    Kebersamaan masyarakat itu, harus kembali dibangkitkan dengan program jum'at bersih, sehingga nagari yang dikenal dengan mesjid tuo yang berusian hampir tiga abad itu, semakin tertata dengan indah dan religius.
    Dari segi sumber perekonomian, Syamsul Azwar menyebutkan masyarakat Balai mayoritas menggantungkan kehidupannya di sektor pertanian. Dengan menjadi petani, penduduk  hidup damai  dalam  kesatuan adat-istiadat yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.
    Soal kenapa pihaknya mengembangkan Jum'at Goro, wali nagari Batang Barus lebih berpijak kepada kebiasaan warga yang sejak dahulu kala telah membudayakan semangat gotoroyong yang tinggi dan memilih hari Jumat sebagai hari libur.  " Selain fokus untuk  ibadah, momentum hari jum'at  juga digunakan masyarakat untuk bersilaturrahim dan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi nagari dan masyarakatnya," papar Syamsul.(melatisan)

    Sumber Berita ,  
    06-March-2016 07:03:26 - www.tingkapone.com